Skip navigation

Kebanyakan orang memiliki ide untuk menjadi superstar, untuk menjadi pahlawan ataupun artis, menjadi terkenal, atau hanya ingin menjadi kaya. Kebanyakan dari mereka berakhir menjadi pemimpi, beberapa di antaranya menjadi orang-orang yang beraktivitas di dekat mimpi mereka, dan hanya segelintir orang yang dapat menikmati impiannya untuk menjadi kenyataan. Beragam tipe, warna, bangsa, bahkan sifat memiliki beragam pula impian. Mulai dari rakyat miskin, anak pejabat, mantan pembunuh, hingga anak muda metropolitan. Namun hidup ini hanya sebatas orang biasa, tidak lebih dari orang penting bagi diri sendiri. Memiliki kemampuan rata-rata, fisik rata-rata, bahkan kegiatan rata-rata. Bukan tidak bermimpi, namun hanya mimpi yang sangat sederhana. Impian itu bukan untuk menjadi astronot, artis, atau pun kriminal. Tapi hanya agar hidup menjadi berharga. Apa yang tidak dipunyai, sehingga tidak ada harga yang pantas untuk sebuah kehidupan? Beribu kata menyatakan bahwa yang kalian cari bukan dari yang kalian miliki. Kepintaran bukan untuk kesuksesan, ketangkasan bukan untuk kemenangan, kekayaan bukan untuk kebahagiaan, kesunyian bukan untuk kenyamanan, kesempurnaan bukan untuk kehidupan. Yang nyata hanya ukiran tinta pada secarik kertas, bahwa mereka yang berkuasa atas hidupnya adalah mereka yang lebih. Mereka, kalian, dan kami. Mencoba optimis, walaupun mengerti dengan sadar dan jelas bahwa dunia adalah seorang ibu tua yang pesimis tanpa keturunan. Apa yang bisa di jual, untuk mendapatkan harga yang pantas dalam hidup?

Advertisements

7 Comments

    • shadowsinthewall
    • Posted November 16, 2008 at 12:56 pm
    • Permalink
    • Reply

    jawabannya sendiri kayanya udah lo tulis tuh,’mereka yang berkuasa atas hidupnya adalah mereka yang lebih.’ dalam arti mereka yang berkuasa atas pikirannya. krn sampe kapanpun, yang penting adalah cara pandang kita bukan?

  1. tetep aja lu pengen kan jadi kaya? atau terkenal?

  2. emang, tapi apa hanya sekedar kaya dan terkenal? pasti ada yang lebih kan…dimana sesuatu yang lebih itu pasti nggak terbatas, dan bagaimana mendapatkan ketidakterbatasan dalam serba keterbatasan?

    • shadowsinthewall
    • Posted December 21, 2008 at 4:44 pm
    • Permalink
    • Reply

    sebelumnya definisikan dulu deh cil ‘suatu ketidakterbatasan’ yang lo maksud. kan yang jelas bukan materi.bukan juga perasaan.jadi?

    ngomong2 tulisannya lo edit dikit yak?

  3. ketidak terbatasan itu banyak fi…contohnya kepuasan, itu kan nggak terbatas banget.haha

    hah? nggak ko, emang berubah ya?

  4. manusia tuh emang banyak yang berlebih, tapi ga ada satupun yang pernah puas…

    • fakeplasticbarbie
    • Posted February 4, 2009 at 1:04 pm
    • Permalink
    • Reply

    never feels enough is soo human nature. .

    kebahagiaan adalah perasaan cukup atas apa yang kita dapatkan

    g akan ada harga yg cukup klo kita gpnh ngrasa cukup
    so u will never be happy

    hha g nyambung y?

    (inspired by heroes ‘villains’ & mario teguh)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: