Skip navigation

15.00. Sore ini sebuah tayangan di televisi lokal menayangkan bagaimana kehidupan anak Indonesia di negara Jepang. Jepang yang dahulu menjajah bangsa ini, kini menjadi salah satu “sahabat” terdekat anak-anak Indonesia. Di acara tesebut juga di sebutkan bahwa kita sudah menjalin persahabatan terebut selama 50 tahun. Ya, sudah 50 tahun bangsa kita dan bangsa mereka mencoba untuk berkembang bersama (Walaupun bangsa mereka sudah mulai memiliki masyarakat yang lebih terorganisir mulai dari abad ke-15). Tapi, acara tersebut juga menyadarkan pikiran mereka yang menontonnya. Kenapa? Itu pertanyaan pertama yang keluar di benak mereka. Kenapa mereka sangat maju? Kenapa kota-kota mereka sangat bersih? Kenapa lalu-lintas mereka teratur? Kenapa…?

Entah apa jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu, namun satu hal yang terlihat dari acara tersebut. Walaupun memiliki jiwa anak-anak yang sama (dengan umur yang sama) dan berada dalam situasi acara yang sama, anak-anak Jepang terlihat memiliki antusiasme’ yang lebih dalam setiap kegiatan yang ada dalam acara tersebut.

Apakah benar kita memiliki antusiasme yang kurang dibandingkan negara yang lain? Just another thinking, for the future…

Advertisements

9 Comments

  1. ya, benar! itu kenapa indonesia ga maju-maju. kita smua kurang ‘haus’..satu2nya jalan keluar adalah perang!

  2. kenapa harus perang bung?

  3. “only after disaster we can be resurrected” tyler durden

  4. kalo gitu abis tsunami aceh n others disaster that follows such as earthquake di yogya udah cukup untuk bangkit bukan?

  5. kurang hit the bottom itu.kurang meluas..cuman menimbulkan simpati2 palsu doang itu mah..

  6. tapi jumlah korbannya cukup “kena” lo bung…
    jadi yg diperluin yg sebesar apa holocaustnya?

  7. sebesar kiamat.kan kalo secara literal bener tuh jadinya,”only after disaster(kiamat) we can be resurrected” haha

  8. haha.klo kiamat kapan kita ressurect di “dunia” nya?? udah ga ada chance lagi klo abis kiamat bung.

    • shadowsinthewall
    • Posted November 16, 2008 at 1:01 pm
    • Permalink
    • Reply

    gimana kalo reinkarnasi beneran ada? ayo,
    “There are no dumb questions, only dumb answers“tapi disini udah ga jelas ni letak quotenya,soalnya pertanyaannya itu sendiri jawaban dari pertanyaan dari jawaban dari pertanyaan.hahah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: